<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Dewan TIK Nasional</title>
	<atom:link href="http://blog.cybergl.co.id/2010/01/09/dewan-tik-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.cybergl.co.id/2010/01/09/dewan-tik-nasional/</link>
	<description>...emergent, freeform, social collaboration...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2010 23:11:56 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: suharsono</title>
		<link>http://blog.cybergl.co.id/2010/01/09/dewan-tik-nasional/#comment-1717</link>
		<dc:creator>suharsono</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 11:55:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.cybergl.co.id/?p=190#comment-1717</guid>
		<description>Saya sebagai seorang tukang tv, dalam hal konsep mempersiapkan Indonesia menjelang WISIS kedepan, kami memiliki referensi konsep dan nilai tawar kepada dewan TIK Nasional yang sudah saya praktekkan diam - diam tanpa melalui jalur institusi semenjak zaman Orde Baru.

Berhubung sangat besar dan stategis muatan yang saya praktekkan terkait hal teknis dengan posisi titik pandang saya terhadap konvergensi IT dan Televisi di Negeri ini masih langka dan cenderung belum tersentuh oleh birokrasi, maka untuk memahami, silahkan meneliti referensi dan kronologis proses masa lalu yang hasilnya sudah dirakan bangsa Indonesia saat ini sebagian besar berkat inovasiku menyihir dan membisiki birokrasi.

Untuk memahami, baca semua tulisan saya, ketik suharsonosuharsono profil kompasiana, seperti biaasanya, cara tersebut selalu menjadi pemicu revolusi secara alami dari bisikan konsep - konsep tersembunyi saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sebagai seorang tukang tv, dalam hal konsep mempersiapkan Indonesia menjelang WISIS kedepan, kami memiliki referensi konsep dan nilai tawar kepada dewan TIK Nasional yang sudah saya praktekkan diam &#8211; diam tanpa melalui jalur institusi semenjak zaman Orde Baru.</p>
<p>Berhubung sangat besar dan stategis muatan yang saya praktekkan terkait hal teknis dengan posisi titik pandang saya terhadap konvergensi IT dan Televisi di Negeri ini masih langka dan cenderung belum tersentuh oleh birokrasi, maka untuk memahami, silahkan meneliti referensi dan kronologis proses masa lalu yang hasilnya sudah dirakan bangsa Indonesia saat ini sebagian besar berkat inovasiku menyihir dan membisiki birokrasi.</p>
<p>Untuk memahami, baca semua tulisan saya, ketik suharsonosuharsono profil kompasiana, seperti biaasanya, cara tersebut selalu menjadi pemicu revolusi secara alami dari bisikan konsep &#8211; konsep tersembunyi saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: midj</title>
		<link>http://blog.cybergl.co.id/2010/01/09/dewan-tik-nasional/#comment-1705</link>
		<dc:creator>midj</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 09:07:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.cybergl.co.id/?p=190#comment-1705</guid>
		<description>budget gak jelas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>budget gak jelas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
